PONTIANAK — Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji memperkenalkan 12
varietas durian unggulan yang ada di provinsi itu dalam Festival Durian
Bumi Khatulistiwa 2019.
"Dengan adanya Festival Durian ini untuk
menjaga varietas unggul durian yang dimiliki oleh daerah Kalbar. Ada 12
jenis varietas unggul durian yang kita miliki, jadi kita harus jaga
betul varietas unggul daerah dan ini sudah kita amankan serta akan
dikembangkan," kata Sutarmidji di Pontianak, Minggu (25/8/2019).
Dia
mengatakan, di Indonesia ada 38 jenis durian unggul dan 12 di antaranya
ada di Kalbar. "Ini tentu menjadi keuntungan kita," ucapnya.
Menurut
dia, meski Kalbar memiliki banyak jenis durian unggul namun tidak
memiliki nilai tambah bagi petani. Petani masih belum mendapatkan
seharusnya.
"Hal
itu tentu menjadi perhatian pemerintah provinsi. Satu di antaranya
melakukan promosi dan kebijakan yang mendukung nilai tambah petani,"
jelasnya.
Sutarmidji menambahkan, dengan adanya festival durian
ini, dirinya juga menaikan nilai jual buah durian yang kita miliki.
Selain itu, durian unggulan yang kita miliki sangat berpontensi nilai
jual ke luar negeri dengan cita rasa khas buah durian yang dimiliki.
Namun orang nomor satu di kalbar mengutarakan untuk mengirim ke luar negeri memiliki hambatan dari sektor pengiriman.
"Jadi
masalah itu, durian unggul kita banyak tapi membuat keluar dari Kalbar
untuk dipasarkan itu menjadi susah. Karena kalo lewat pesawat atau lewat
kapal, bukan masalah ongkosnya melainkan pihak pesawat atau kapal
rata-rata tidak mau mengirim durian apalagi dalam stok yang banyak, nah
ini yang harus dipikirkan," tuturnya.
Ia berharap pihak
kementerian pertanian dan pemerintah pusat untuk mencarikan solusi, agar
para petani buah durian bisa meningkatkan produksi buah durian dan
memiliki semangat untuk bertani, yang mana nilai tukar petani bisa
meningkat dan memiliki nilai ekonomi bagi para petani buah durian.
"Ini
lah yang harus diselesaikan oleh kementerian dan pemerintah pusat
supaya masyarakat semangat untuk mengembangkan jenis buah-buahan, bukan
hanya durian saja melainkan buah-buahan lainnya," ungkapnya.
Berbagai durian unggulan ditampilkan pada Festival Durian Bumi Khatulistiwa. Foto: Teri/Hi!Pontianak
Hi!Pontianak - Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, mengungkap Kalimantan Barat memiliki potensi dalam penanaman dan penjualan buah durian, sebagai produk pariwisata. Hal tersebut juga dibuktikan dengan terpilihnya 19 varietas durian unggulan yang ada di Kalimantan Barat.
ADVERTISEMENT
19 varietas durian tersebut, tersebar di beberapa kabupaten dengan daerah yang memiliki kondisi tanah subur, atau cocok untuk ditanami buah durian. Seperti Kabupaten Sanggau, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Melawi, Kabupaten Landak, hingga Kabupaten Kapuas Hulu.
Setidaknya ada 19 varietas durian unggulan berskala nasional ada di Kalimantan Barat. Foto: Teri/Hi!Pontianak
Dilansir dari akun resmi Open Data Kalimantan Barat, Kabupaten Sanggau memiliki 12 varietas durian terpilih, mulai dari durian Aspar, Lokad, Manjar, Raja Mabah, Rinbud, Sawah Mas, Serumbut, Torong, Belening, Jemungko Kuning, Slipi, dan durian Tembaga.
Sanggau merupakan Kabupaten terbanyak penghasil varietas durian unggul. Selain itu, ada juga beberapa durian unggul dari Kabupaten Kubu Raya, mulai dari durian Jarum Mas, Lawit, Kelempeng, dan durian Berkat.
Lebih dari 100 jenis durian ikut dalam kontes durian se-Kalimantan Barat. Foto: Teri/Hi!Pontianak
Untuk di Kabupaten Melawi, terdapat durian Mansau, yang menjadi varietas unggulan di Kabupaten tersebut. Di Kabupaten Landak, ada durian Kalapet, dan di Kabupaten Kapuas Hulu terdapat durian Empakan.
Durian namanya, siapa sih yang tidak kenal dengan
buah berduri ini? Terlebih lagi Kalimantan Barat yang memiliki durian yang
berlimpah. Durian adalah salah satu potensi komoditas UMKM (Usaha Mikro Kecil dan
Menengah) bernilai ekonomi sangat tinggi bila dikelola dan diolah menjadi
produk.
Namun bila kita telusuri ke belakang, darimanakah asal buah ini? Yuk, kita lihat sejarahnya dulu.
Sejarah
Singkat
Sejarah mencatat, durian adalah tanaman tropis asli Asia
Tenggara. Nama durian sendiri diambil dari ciri
khas kulit buahnya yang keras dan berlekuk-lekuk tajam sehingga menyerupai duri.
Durian
juga memiliki banyak nama lokal. Nama terbanyak ditemukan
di Kalimantan, dengan penduduk lokal memberi nama berbeda pada berbagai
varietas dan spesies yang berbeda. Di Pulau Jawa, dikenal sebagai duren (bahasa Jawa, bahasa Betawi) dan kadu (bahasa Sunda). Di Sumatra dikenal sebagai durian dan duren (bahasa Gayo). Sedangkan di Pulau Sulawesi, masyarakat Manado menyebutnya duriang, sementara di Toraja, duliang. Kota Ambon dan Kepulauan Lease mengenal buah berduri ini sebagai Doriang, dan di Pulau Seram bagian timur disebut rulen.
Indonesia
adalah salah satu negara penghasil durian paling produktif, dan
masing-masing buah durian dari berbagai daerah di Indonesia memiliki
ciri khas dan rasa yang bervariasi. Durian yang terkenal dari Indonesia
dan negara-negara tetangga, antara lain:
1. J-Queen, Indonesia
Image Credit : Google Image Search
J-Queen adalah nama durian yang dikembangkan di
daerah Banyumas, Jawa Tengah, J-Queen mempunyai rasa manis yang khas yang tidak
mudah hilang meski sudah ditelan, disamping itu aromanya juga dikenal lebih
menyengat dibandingkan durian jenis lain. Bentuknya sekilas terlihat mirip dengan
durian lain: besar, dengan warna kulit cokelat kekuningan. Durian ini dibanderol
hingga Rp14 juta per buah. Faktor tingginya harga disebabkan oleh J-Queen yang
hanya dapat dipanen tiga tahun sekali.
Banyumas juga mempunyai beberapa varietas durian
lokal unggulan yang sudah lebih dulu beredar di pasar, antara lain Bawor,
Meriam, Mustika, dan Chery. Harga yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp.
50.000 sampai Rp. 300.000 per kilogram.
2. Durian Kanyo, Thailand
Image Credit : Google Image Search
Durian Kanyo berasal dari Provinsi Nonthaburi,
Thailand yang dijual Rp. 8.000.000 per butir, angka yang cukup fantastis untuk
sebuah durian. Apa yang membuat durian ini sangat mahal? Karena durian ini
sangat terbatas, karena setiap pohon hanya mampu berbuah tiga hingga empat
butir per masa panen. Hal ini menyebabkan pembeli harus memesan beberapa bulan
sebelum panen, biasanya yang bisa merasakannya hanya pejabat tinggi
pemerintahan, lingkungan Kerajaan Thailand dan orang-orang kaya mempunyai akses
untuk mendapatkan durian fenomenal ini.
Sejak 400 tahun yang lalu, Nonthaburi sudah
diyakini menjadi tempat awal tumbuhnya beberapa varietas durian ternama seperti
Monthong, Chanee, dan Kanyo.
3. Durian Musang King, Malaysia
Image Credit : Google Image Search
Durian jenis Musang King atau
yang juga dikenal popular dengan nama Mao Shah Wang dikenal sebagai durian
termahal di dunia. Musang King berasal dari Kelantan, salah satu negara bagian
di Malaysia. Durian Musang King ini telah terbukti bisa hidup dan dibudidayakan
di Indonesia. Yang membuat durian ini istimewa terletak pada rasa manisnya yang
pas, tekstur daging yang lembut dan tidak terlalu lembek, serta aromanya yang
harum semerbak. Daging duriannya sangat
bersih dan tidak berserat, dengan warna kuning cerah yang semakin menggugah
selera. Dari keistimewaannya saja sudah bisa kita
mengerti kenapa durian ini bisa dihargai mahal dan wajib dicoba. Bagi para
pecinta durian, tidak sah rasanya kalau ke Malaysia tanpa mencicipi durian ini.
Jika Anda merasa harga-harga durian
diatas sudah keterlaluan, Anda akan semakin terkejut dengan jumlah uang yang
harus dirogoh untuk sebuah Musang King. Musang King dibanderol dengan harga rata-rata
Rp2,6 juta per kilogram. Tetapi harganya tidak menghalangi Musang king untuk diminati
oleh berbagai negara di dunia seperti China, Singapura, Hong Kong, dan
Australia.
4. Durian Tai Babi, Indonesia
Image Credit : Google Image Search
Kembali ke durian Indonesia, Durian
Tai Babi asal Bangka Belitung dikenal dengan durian dengan harga lumayan mahal
dari Indonesia. Bagi pencinta durian, salah satu durian yang wajib dicoba yaitu
durian Tai Babi atau durian cumasi.
Dari namanya bukan karena ada yang berhubungan dengan babi tapi hanya
penamaannya saja.
Penasaran dan ingin tahu apa saja
yang membuat durian ini sebagai durian yang menjadi incaran bagi pencinta
durian, yang membuatnya istimewa terletak pada rasa yang lebih legit, manis
sedikit pahit, dengan daging buah yang tebal dan bijinya sangat kecil.
Durian ini langka dan karena langka
dibanderol dengan harga yang lumayan fantastis bagi durian Indonesia, yaitu Rp.
300 ribu perbuah. Perlu sekali durian ini untuk di lestarikan kembali, karena
merupakan salah satu asset bagi Negara Indonesia untuk berbicara tentang buah
ini di dunia.
5. Durian Monthong, Thailand
Image Credit : Google Image Search
Berbicara
mengenai durian ini tidak lengkap bila tidak berbicara soal popularitas durian
Thailand ini. Di seluruh dunia, namanya begitu terkenal, setiap orang yang
berbicara mengenai durian tidak akan lupa dengan nama khas durian jenis ini. Ukuran
dari dagingnya yang lebih besar dibandingkan durian yang lain menjadikannya
lebih menggoda untuk dicoba. Rasanya pun beragam dari yg legit dengan rasa
manis sedikit pahit hingga yang tekstur nya lembut dengan rasa manis. Harganya
yang relatif terjangkau dipadukan dengan kualitas baik dan mudahnya ditemukan
di pasar menjadikan durian monthong menjadi salah satu durian favorit semua
kalangan. Harga satu kilo Durian Monthong berkisar Rp. 76.000 – Rp. 96.000,-
Durian Kalimantan Barat
Image Credit : Google Image Search
Sebagai
penduduk Kalimantan Barat, kita harus bangga dengan durian kita.
Tanaman durian di Kalimantan Barat dapat ditemukan di setiap penjuru
provinsi, dan 14 Kabupaten Kota di Provinsi Kalimantan Barat memiliki
sentra durian masing-masing. Bila di Kalimantan Barat sudah tiba saat
musim durian, di setiap pojok kota dan pelosok bisa dengan mudah kita
temukan pedagang durian. Durian sudah menjadi sebuah ikon kota
Kalimantan Barat yang tak bisa dipisahkan dengan masyarakatnya. Ekonomi
pun jauh lebih aktif dan menggeliat saat tibanya musim durian. Durian
sudah menjadi buah yang di nanti-nantikan di Kalimantan Barat, baik oleh
penduduk lokal ataupun pengunjung dari luar dan dalam negeri.
Salah
satu durian terbaik dengan harga terjangkau di Kalimantan Barat datang
dari kota Balai Karangan dan sekitarnya. Pada saat musim durian, durian
berukuran sedang dijual dengan harga hanya Rp 10.000 – 15.000, dan yang
berukuran besar seharga Rp 20.000-30.000 perbuahnya.
Varietas Unggul
Durian lokal Kalimantan Barat sudah
ditetapkan menjadi varietas unggul, jenis dan asal antara lain Durian Balening,
Durian Jemungko Kuning, Durian Serumbut, Durian Slipi, Durian Tembaga dari Kabupaten
Sanggau, Durian Jarum Mas dari Kabupaten Kubu Raya dan Durian Empakan dari
Kapuas Hulu. Dari jenis-jenisnya saja sudah membuat kita penasaran apalagi rasanya.
Bagi penggemar buah durian, sangat wajib dicoba. Dijamin tidak akan menyesal
setelah mencicipi durian khas Kalimantan Barat, malah bakal ketagihan dan ingin
mencoba lagi.
Info terbaru mengatakan ada juga durian jenis
baru yang mulai dilepas di Kalimantan Barat , antara lain Durian Mansau, Raja
Mabah, Sawah Mas, Aspar, Kalapet, Lokad, Manjar, Rinbud dan Durian Torong.
Semoga dengan pelestarian buah durian di
Kalimantan Barat bisa menambah sumber pendatapan bagi para masyarakat yang
mengembangkan buah durian, karena bisa beberapa kali dalam setahun masyarakat
Kalimantan Barat dimanjakan oleh buah durian lokal. Besar harapan kami
kelestarian Buah Durian dan buah-buahan lain di Kalimantan Barat dapat tetap
terjaga dan dinikmati oleh semua lapisan masyarakat Kalimantan Barat,
Indonesia, hingga dunia.